Awalnya saya termasuk barisan pencibir mereka yang bermain The Sims Social di facebook. Padahal itu karena kedengkian semata akibat koneksi yang tidak memungkinkan untuk turut serta dalam keriaan permainan yang adiktif ini. Namun sejak 4-5 hari lalu saya berpindah haluan menjadi salah satu yang berujar;

maaf ya… saya lagi sibuk main sims social di facebook *dibakar massa* (Ira Hairida, mahasiswa baru sebuah perguruan tinggi di Sumatra Selatan)

:mrgreen:

Debong Karempong & rumahnya

Apa yang membuat permainan ini menarik? Banyak. Salah satunya adalah kemiripan dengan berbagai permasalahan hidup;

  • mulai dari kesempatan yang terlewat begitu saja,
  • keharusan memilih antara keinginan dan kebutuhan (butuh 20 Muse untuk membuat rak buku demi memenuhi Quest sedang di saat bersamaan butuh sekian Muse untuk unlock skill Art. Pret dah ah!),
  • cinta ditolak (sampai saat ini belum ada yang bersedia diajak dating. Huh. Dan oh, flirtingan lebih mempan ke sims cewek ketimbang cowok oh entah mengapa, merasa kalah ganteng dari saya barangkali :lol: ),
  • sampai keberuntungan, eh kesempatan yang belum berpihak sekeras apapun kita sudah berusaha (snag melulu kakaaaaaaakkkk). Kadang aku ingin menyerah saja tapi apa daya aku tak kuasa. Perih Alfonsooooooooo!

Oke. Kebanyakan curcol.

So yeah, saat ini saya lagi sibuk menata hidup. Di The Sims. Wish me luck!