Pantai Aia Manih menjadi lokasi wisata favorit yang ada di Padang. Legenda Malin Kundang akan menyapa pelancong saat menginjaki kaki di pasir berwarna coklat keputihan.
Erinaldi — Padang
Seonggok batu dan relief cerita Malin Kundang menghiasi kawasan wisata pantai yang dipadati pengunjung di waktu liburan. Konon kabarnya, batu besar tersebut merupakan kapal besar dan jasad Malin Kundang yang terdampar. Menurut legenda rakyat, Malin Kundang dan kapalnya dikutuk menjadi batu karena kedurhakaannya pada orang tua.
Pantai landai nan luas di Pantai Aia Manih memberikan lokasi bermain bagi para pengunjung. Bahkan di saat pasang surut, pengunjung bisa melihat biota laut yang menyembul ke permukaan. Dengan berjalan kaki, Anda pun bisa menuju Pulau Pisang Kecil yang berada tak jauh dari tepian Pantai Aia Manih. Pulau yang tak begitu luas tersebut, bisa dijadikan tempat peristirahatan sejenak sambil menikmati bekal makanan yang telah dipersiapkan.
Pulau Pisang Kecil dihiasi dengan pohon Jambu Kaliang yang bisa dinikmati para pengunjung dengan gratis. Tapi ingat, jangan terlalu lama menikmati suasana di pulau tersebut. Karena, berselang beberapa jam, air pasang akan berangsur-angsur naik seperti sediakala sehingga akses menuju Pulau Pisang Kecil tidak dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Tak jarang, kalangan muda di Kota Padang juga memanfaatkan Pantai Aia Manih sebagai tempat perkemahan. Debur ombak bergulung di daerah tersebut juga dimanfaatkan para peselancar untuk berselancar. Akses menuju kawasan wisata Pantai Aia Manih dapat dituju dari beberapa arah. Pantai yang terletak di Kecamatan Padang Selatan tersebut, bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 30 menit dari pusat kota.
Dari kawasan Gunung Padang pun, para wisatawan dapat menempuh Pantai Aia Manih dengan berjalan kaki. Jalur tersebut cukup melelahkan tapi memberikan pengalaman berpetualang yang menyenangkan. Sejumlah penginapan (homestay) bisa ditemui di Pantai Aia Manih jika Anda ingin menghabiskan malam di kawasan wisata tersebut. Mengenai harga, konon kabarnya tidak terlalu mahal karena dikelola masyarakat setempat. (***)
July 21st, 2008 at 10:25 am
sayangnya untuk mencapai objek wisata aia manih harus melewati jalan yang terjal dan berliku
July 22nd, 2008 at 12:21 pm
sayangnya potensi wisata yang cool ini tidak bisa dikelola oleh pemko, akhirnya dikelola oleh masyarakat setempat yang notabene belum profesional dan sering ada pungli membuat wisatawan resah
July 22nd, 2008 at 12:26 pm
Hari sabtu lalu saya ke sana. Masuk bayar 5000, keluar bayar 3.000, duduk lesehan di pondok bayar 10 ribu, pesan kelapa muda kena 15 ribu (itupun kelapanya tidak muda lagi). Aneh juga nih objek wisata….
July 24th, 2008 at 9:53 am
Saya sering ke sana kalau lagi ada party tapi sayang pantainya kotor.. Terakhir ke sana dengan flash Community keliling pulau pisang… wah Asyik banget… Ntar2 ke sana lagi tapi kalo g da PUNGLI………………
July 29th, 2008 at 12:02 pm
Masalah pengelolaan adalah masalah utama di sini … yup, terlalu banyak pamalak pitih … jadinya tampek iko indak nyaman … tetapi walaupun demikian, ambo tetap jalan2 ke pantai iko kalau liburan sekeluarga ke Padang,
Ado baiknyo pemda belajar cara pengelolaan wisata pantai secara profesional, ndak usah jauh2 ke bali atau Lombok, cukup ke pantai Parai di Pulau Bangka, walaupun terpencil dan masih baru, tetapi profesional !
Salam dari Bogor
Riri
July 30th, 2008 at 4:16 am
Ya, kalau mau ke Aia Manih, bagusnya rombongan.
Misal, rombongan BEM ato HIMA kampus. Ato buat reunian SMA boleh juga.
Soalnya klo rame yg malakin kan jadi “emoh” gitu.
July 30th, 2008 at 7:49 am
He, pemda sumbar masih identik dengan birokrasi rumit, pungli, tidak prof, de el el deh…. Niatnya mbangun sumbar belon keliatan, padahal gak sulit2 amat…
August 13th, 2008 at 10:43 pm
belom pernah kesana.. T_T
17an besok acara palanta disana kan yack?
September 10th, 2008 at 4:37 am
pantai aia manih tu sabananyo kan rancak, jdi untuak maso yang kan datang handaknyo labiah dikoordinir oleh pemda. Kan sayang, awak ado objek wisata nan rancak tapi indak di jago kelestariannyo. Daripado pai jauah2 ka nagari urang labiah rancak mambangun nagari awak sendiri kn????????????
marilah awak samo-samo meningkatkan kwalitas keindahan n kelestarian pantai di negeri ini.
Jadikan Padang Sumbar sebagai objek wisata favorit ok !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Thanks