BERBEDA dengan Kopdar sebelumnya, Kopdar kali ini lumayan banyak menghasilkan resolusi. Dilaksanakan di Cafe Banana yang ada di sekitaran GOR Agus Salim, 13 members Palanta merumuskan kesepakatan yang berlaku utuh untuk perkembangan Palanta ke depan.
Yang paling mendasar dibahas adalah soal theme baru Palanta, forum, dan peringatan HUT Palanta I yang jatuh pada 30 Desember mendatang. Seiring dengan selesainya theme baru Palanta hasil utak atik Alif Underdos dan Sihendri, akan terjadi banyak perubahan dalam hal contents. Misalnya, disepakati menampilkan RSS blog milik member dengan kriteria tertentu. Harus ada prasyarat yang dipenuhi Palantaers agar blognya masuk RSS. Yang paling utama adalah intensitas keaktifannya di Palanta yang ditandai dengan statusnya di Forum. Disepakati, members yang memiliki postingan di forum minimal 50 topik maupun respon, berhak masuk RSS.
Khusus soal pemeringkatan status itu, juga akan diperbaharui. Tidak ada lagi pemakaian istilah “Kanai Ota” untuk members yang punya 1-9 postingan, “Pandanga Ota” (10-49 postingan), “Panyalo Ota” (50-99 postingan), “Pangota” (100-149 postingan), “Gadang Ota” (150-dst postingan). Akan ada penggantian istilah yang lebih “manusiawi”.
Dengan kewajiban minimal 50 topik/respon untuk bisa ditampilkan RSS-nya di halaman index Palanta, bukan untuk memperberat members. Tapi lebih kepada upaya membangun keaktifan berinteraksi members. Dengan begitu, tentu saja kedekatan dan silaturahmi semakin erat dan saling kenal, karena selalu terlibat aktif dalam respon-merespon, ataupun dalam kegiatan bersama di lapangan. Faktanya, hampir 300-an orang yang telah terdaftar di Forum, tidak sampai separohnya yang aktif. Artinya, Forum cuma dijadikan sebagai tempat cigok-mancigok semata.
Selain itu, disepakati untuk menghapus kategori Info Padang di laman utama Palanta yang diganti dengan rubrik semacam uneg-uneg Palantaers. Isinya, terserah. Bisa soal wisata, kuliner, politik, ekonomi, humaniora, dan sebagainya, yang tulisan itu belum pernah diposting di blog masing-masing. Penulis akan diberi kesempatan sebagai kontributor dengan akses login tersendiri. Namun penayangannya tetap melalui approve admin, setelah sebelumnya diedit oleh admin untuk layak tayang.
Yang paling krusial, Palantaers yang hadir di Kopdar kali ini seperti Amar Cinker, Desti Takochan, Ryan Anak Dewa, Fivy Cobain, Ny Ai Hendri, Zoel, Hendri, Helfi Avartara, Rusdi Khepri dan Nyonya, F Lastname, Rifka Dejavu dan Maryulis Max menyepakati pergantian cakupan komunitas, dari sebelumnya Komunitas Blogger Padang menjadi Komunitas Blogger Sumbar. Pemberlakuan ini, akan diterapkan per 30 Desember 2008 nanti.
Lalu untuk perayaan 1 tahun Palanta, blogger yang hadir juga menyetujui pelaksanaan Hiking ke Batubusuak. Pelaksanaannya pada Minggu, 28 Desember 2008, yang pesertanya wajib berkumpul jam 07.30 WIB di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Andalas (Unand). Acara ini tak sekadar hiking. Tetap ada perlombaan postingan dan foto bagi yang ikut hiking dengan hadiah Rp 100.000 untuk juara (hanya ada 1 juara, untuk masing-masing kategori).
Di luar itu, saat hiking juga dilakukan pembentukan pengurus baru Palanta untuk periode 2008-2009. Bakal ada pemilihan ketua baru beserta “SOTK” lainnya. Termasuk penggantian moderator sejumlah thread di forum yang dirasa tidak lagi bisa bertugas sesuai Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi)-nya.
Sementara untuk perayaan hari H ulang tahun, seluruh members “diwajibkan” memposting di blog masing-masing tentang Palanta. Terserah, mau bikin karangan indah “romantika berpalanta”, puja-puji untuk Palanta, atau sekadar ucapan HUT buat Palanta dalam bentuk foto, disain grafis dan sebagainya.
Dalam Kopdar yang disuguhi menu pilihan masing-masing yang tersedia di Cafe Banana ini, seluruh Palantaers juga bersepakat menjadikan Minggu pagi sebagai pertemuan rutin informal dengan tajuk “SKJ Baselo“. Istilah nyeleneh ini, merupakan akronim dari Senam, Kopdar, Jajan lalu baselo (berkumpul). Tidak kelewat formal, tapi inilah waktu yang tepat buat Palanta untuk sekadar bertemu, ngobrol-ngobrol, membahas apa saja. Namun yang pasti, SKJ Baselo berbeda dengan Kopdar yang biasanya diisi dengan pembahasan njelimet berbagai agenda yang patut dibahas.
Tak ketinggalan juga dibahas soal kue iklan yang bisa ditampilkan di Palanta dan harga yang pas untuk memanjakan pengiklan. Namun yang pasti, Palanta tidak menerima iklan berbau pornografi dan pornoaksi, perjudian, obat-obatan, politik, serta penipuan. Soal harga ditetapkan cukup “manenggang” untuk ukuran kantong pengiklan.
Pembahasan lain menyangkut kelanjutan acara Pesta Blogger Padang berupa pelatihan, pemindahan hosting, dan pembuatan kaos baru. Khusus untuk kaos, dipersilahkan untuk Palantaers membuat disainnya dan diposting di forum untuk dipilih disain terbaik. Selambat-lambatnya 15 Januari, kaos sudah bisa dipesan.
Begitulah…, meski cuma dihadiri 13 orang, resolusi Kopdar VIII ini mengikat seluruh Palantaers. Yang pasti, tetap ditunggu ide-ide bernas lainnya dari kawan-kawan di Forum Palanta. Ditunggu bana!!! (max)
December 21st, 2008 11:47 am
heheheh pengalaman kopdar pertama